Jumat, 25 Januari 2013
Polantas Simpang Charitas
Kisah Sedih bercampur Geli.
Sore itu, aku agak terburu buru. Meeting di hotel Imara Sahid akan dimulai jam lima petang. sedangkan aku masih di Simpang Charitas pada pukul lima lewat sepuluh. tetapi aku tidak dapat berjalan cepat. sebab lalu lintas amat padat.
Aku baru saja tiba di lampu merah Charitas, ketika tiba tiba kulihat seorang Polantas memberhentikan seorang lelaki pengendara Vario yang membonceng seorang wanita. Aku tidak tahu, apa kesalahan pengendara Vario itu. Yang jelas dia kaget. Apalagi pak Polisi sangat dekat didepannya. Bahkan kedua tangan pak polisi langsung memegang setang Vario itu. Karena belum berhenti benar, vario itu oleng. kemudian terhempas diatas jalan aspal bersama dengan pengendaranya dan perempuan yang dibonceng, bruk...k.!!! Ternyata ada satu lagi tubuh yang ikut terjerambab, yaitu pak polantas! sesaat kemudian pak polisi, pengendara vario dan wanita yang dibonceng bangun berdiri. Pengendara Vario m arah dengan pak polisi. Dia merasa olah polisi itu membuat dia terjatuh. Entah merasa bersalah atau tidak, pak polantas langsung mendekati motor yang terguling yang mesinnya masih hidup. Dia mencoba menegakkan vario itu dengan memegang kedua stangnya. Mungkin karena gugup, tak sengaja tangannya memutar gas vario. Dan......motor itu pun terlonjak kedepan. BRUAA...K!!! motor itu terhempas sekali lagi ke aspal. BUK....!!! Tubuh pak polisi pun ikut terjerambab. Lelaki pengendara vario yang tadinya marah menjadi terlongong. Dua polantas lain yang berada di pos penjagaan berlarian mendekat. Mereka menegakkan vario, kemudian mendorongnya ke pinggir. Sementara pak polisi yang tadi dua kali terjatuh, berjalan terpincang pincang kearah pos jaga. Meninggalkan Pengendara motor yang ditangkapnya. Nampaknya pak polantas harus bergegas ke rumah sakit untuk mengobati luka lukanya.
Selanjutnya lampu hijau di depanku menyala. Akupun melanjutkan perjalanan.
Senin, 07 Januari 2013
Langganan:
Komentar (Atom)